Jumat, 19 April 2013


KAULAH PEMUDA

karya : Dias Triasih 

mungkin berakhir sudah bamboo runcing menikam orang asing itu
padam sudah lautan api di tanah jawa
habis sudah tetesan darah yang harus dikorbankan untuk tanah kelahiran ini
dan selesai pula kekhawatiran mereka akan ancaman bombardir senjata api itu

tapi ini bukanlah akhir dari segalanya
inilah awal untukmu, kawan
awal untuk melanjutkan para pendahulumu
awal untuk memerangi jahiliyah di masamu kini
awal untuk menjaga negerimu dari kemerosotan moral
dan awal untuk menunjukkan bahwa kau pantas menjadi pemimpin untuk negeri ini
bantahlah ocehan disekelilingmu yang menjudgemu tak berarti
tunjukkan tak ada lagi kalian dalam keanarkhisan itu
tak ada lagi kalian di balik jeruji penegak berseragam yang dingin itu

layaknya semangka yang jiwanya selalu merah menyala namun tetap dalam sejuknya perdamaian
layaknya perapian yang semangatnya terus berkorban dalam dinginnya malam
bumi pertiwi ini hanya membutuhkan kalian yang ikhlas
menjaga eloknya zamrud khatulistiwa
menjaga indahnya negeri ini dalam keutuhan Pancasila
bersemangatlah kawan,
seperti mentari pagi ini yang tak pernah lelah memberikan kehangatan pada bumi yang tua
seperti Garuda yang selalu gagah di dadamu
tunjukkan pada dunia bahwa kaulah,
pemuda negeri ini !


Tidak ada komentar:

Posting Komentar