KAULAH PEMUDA
karya : Dias Triasih
mungkin berakhir sudah
bamboo runcing menikam orang asing itu
padam sudah lautan api di
tanah jawa
habis sudah tetesan darah
yang harus dikorbankan untuk tanah kelahiran ini
dan selesai pula kekhawatiran
mereka akan ancaman bombardir senjata api itu
tapi ini bukanlah akhir
dari segalanya
inilah awal untukmu,
kawan
awal untuk melanjutkan
para pendahulumu
awal untuk memerangi
jahiliyah di masamu kini
awal untuk menjaga
negerimu dari kemerosotan moral
dan awal untuk
menunjukkan bahwa kau pantas menjadi pemimpin untuk negeri ini
bantahlah ocehan
disekelilingmu yang menjudgemu tak
berarti
tunjukkan tak ada lagi
kalian dalam keanarkhisan itu
tak ada lagi kalian di
balik jeruji penegak berseragam yang dingin itu
layaknya semangka yang
jiwanya selalu merah menyala namun tetap dalam sejuknya perdamaian
layaknya perapian yang
semangatnya terus berkorban dalam dinginnya malam
bumi pertiwi ini hanya
membutuhkan kalian yang ikhlas
menjaga eloknya zamrud
khatulistiwa
menjaga indahnya negeri
ini dalam keutuhan Pancasila
bersemangatlah kawan,
seperti mentari pagi ini
yang tak pernah lelah memberikan kehangatan pada bumi yang tua
seperti Garuda yang
selalu gagah di dadamu
tunjukkan pada dunia
bahwa kaulah,
pemuda negeri ini !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar